Sunyi,
Hanya bertemankan setin air redbull dan gumpalan-gumpalan asap rokok,
Terus melayari dunia virtualiti,
Kebosanan yang lansung tak bertepi,
Aku ingin jauh, jauh dari realiti.
Kata hati,
Aku cuba untuk mengangap yang pedih itu semua mimpi,
Tapi aku gagal, semua yang sudah terjadi terus bersemadi dalam hati,
Aku cuba untuk tidak ambil peduli,
Tapi perasaan terus memaksa diri.
Sepinya malam ini mengundang pelbagai rasa,
Aneh sekali kurasakan,
Dalam sebak pun bisa tertawa,
Tanpa sebab, ketawa sendirian,
Apakah ini akibatnya terlalu melawan perasaan?
Gila! ye aku perempuan gila!
Yang menulis entah apa-apa.
p/s: bila semua kata jiwa penulis jiwa gila. maka aku akui memang aku gila.
Wednesday, November 11, 2009
JIWA perempuan gila
Posted by Faa Hussein at 12:20 AM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)




0 comments:
Post a Comment