Wednesday, November 11, 2009

Air mata api

Aku perempuan tengah malam,
Ayahku harimau, ibuku ular,
Aku dijuluki "Orang sisa-sisa",
Sebab kerap merintih, Kerap menjerit.

Temanku gitar, temanku lagu,
Nyanyiku, tangis, marah dan cinta,
Temanku niat, temanku semangat,
Yang kian hari kian berkarat, semakin berkarat.

Aku berjalan orang cibirkan mulut,
Aku bicara mereka tutup hidung,
Aku tersinggung peduli nilai-nilai,
Aku datangi dengan segunung api.

Mereka lari ke ketiak ibunya,
Ku tak peduli marahku menjadi,
Mereka lari ke meja ayahnya,
Aku tak mampu tenagaku terkuras.

Perempuan tengah malam terkulai ditepi malam!
Perempuan tengah malam terkulai ditepi malam!
Orang sisa-sisa menangis, orang sisa-sisa menangis,

Air matanya.... Air mata api..


p/s: fahami.

0 comments: