Penat.
dan bila penat itu merangkumi jiwa
menelan rembes hijau
menyisih kabus hitam
menarik asakan pudar.
bukan ini bukan untuk dia.
bila senyuman indah.
kabus hitam memancar.
rona-rona jiwa menelan.
liku-liku tangisan mengiringi.
sabar.
ini sudah tentu realitinya.
biar asakan lemas
jangan biarkan dia tahu
biar saja kita tahu
biar mereka tidak tahu
diam.
dan saatnya itu akan tiba
hari magik itu pasti.
biar kita tahu.
cinta itu ada
biar kita tahu
kasih itu ada
biar kita tahu
sayang itu masih ada
disini
dalam hati ini.
dan bila tiba hari itu
khabarkan padanya
ini bukan tempat bercanda
ini tempat untuk dicinta.
asakan menampal dijiwa
sabar.
Tuesday, October 20, 2009
canda
Posted by Faa Hussein at 5:35 AM 0 comments
Monday, October 12, 2009
tandus
Kabus-kabus itu merembes jiwa
Warna suram berubah menjadi indah
Bila terpandang matanya
Selalu bayangkan satu
Yang akan terucap dibibir itu
Kata indah yang bisa berbolak balik jiwa ini
Namun aku masih tunggu
Tunggu kata itu dari bibirmu
Saat metaloriti ini berontak menunggu
Ada sesuatu yang aku ingin dia tahu
Akhirnya dia tahu
Jiwa ini makin berkecamuk
Hati ini makin sayu
Rindu ini semakin jauh
mungkin kata hati dan naluri tak membenarkan
dia disisiku
Saat jiwa sedang berucap
Hati pula sedang menangis
Bibir ini kian penat untuk luahkan kata-kata
(sambil tunjuk ke hati)
Jiwa ini untuk kamu
Tapi akan tiba hari itu
i wrote this poem just for my beloved friends. i love you so much. when i say it and i mean it. i need love yes i do. but this is what i need from you.
Posted by Faa Hussein at 8:46 AM 0 comments
Tuesday, October 6, 2009
pasakan cinta
untuk apa kau buka pintu?
Jika didalamnya penuh dengan peneman setia..
untuk apa kau sulam cinta?
jika dikain itu tersulam seribu cinta darinya..
aku ini bukan sekadar peneman katamu
cinta dan sayang ada juga padaku.
tapi itu katamu.
cuma dari kata.
hati itu?
mari aku lihat apa pula kata hati mu?
jangan bina cinta seperti bangsat
jangan ukir kata seperti bajingan
aku bukan sundal
aku bukan boneka juga
aku ini manusia ada perasaan
cinta itu masih satu
bukan dua juga tiga
aku bukan anak kecil yang masih belajar kiraan itu
saat pasakan resah mengunung jiwa
dihenyak lautan runsing
dihentam denyutan kata
aku buntu
dan masih mencari kekosongan didalam hatimu.
when i be a third person in love. i'm think dat i'm so stupid like being in HELL!!
Posted by Faa Hussein at 9:07 AM 0 comments
dermaga silau.
pandang 3 nama,
keluar 3 naga,
pandang 3 pintu,
keluar 3 bisa.
bila diasak keluar pintu,
keluar warna putih,
bila dihenyak kebawah tanah,
keluar warna merah.
masuk dalam kandang,
acuh dengan pisau,
masuk dalam gua,
datang 3 rimau,
bunyi kucing ngiau,
nampak cahaya silau.
jangan henyak asak sekumpulan rimau riau,
penat nak ganti baju keluar darah merah,
penat hadap labu bila cucuh pisau,
pakai otak rimau usah otak kucing,
bila dah berdesing terus acuh jangan runsing.
Posted by Faa Hussein at 8:53 AM 0 comments



