Akan aku penuhi jiwa kosong yang terluka ini,
dengan awan-gemawan yang tercipta,
dari kimia cinta,
yang dibeli dengan iklas dan nyata!
Dari jiwa ini terus disiksa,
oleh ketidakiklasan dan kepalsuan cinta,
seekor lelaki,
yang selalu menganggap dirinya adalah yang paling benar!
Sampai satu ketika,akanku lontarkan batu sepenumbuk ke wajahnya.
Biar buruk,
sebagaimana buruk wajahku menahan tangis dan marah.
Dan, akanku tunggangi sepuluh ekor kuda merah yang perkasa,
menginjak dada dan wajahnya lagi!
Biar hancur,
sebagaimana hancurnya jiwa dan anganku.
Biar buruk wajahnya,
lebih dari wajah seekor beruk!




0 comments:
Post a Comment